Dikta bocah kematian yang bertingkah se-enak jidat dan ngomong asal ceplos, karena tabiat yang sangat buruk dia dimasukan ke dalam pesantren oleh papanya. Anak yang suka melawan dan selalu ada saja tingkah konyol dan lucunya membuat para pengurus santri kelimpungan. Ulah apa lagi yang akan Dikta buat?